Jumaat, 26 Oktober 2012

PUISI: MERDUNYA SUARA MU.

Indah sayu kedengaran suara mu,
hingga jiwa ku  tiada ketenangan.
mata terpejam  berbisikkan merdu,
sekejap mendatang tiada kelihatan,

Bayu nan bertiup hujan berguguran,
gemersik suara  masih menyakitkan,
bila ku tersedar dari lamunan,
rupanya kodok memanggil hujan....

Hehehe....:P


ffazreensabdajagat.blogspot.com
Hak cipta terpelihara 2012-10-26 /4.48 PM

 

Selasa, 23 Oktober 2012

PUISI:FITRAH CINTA.

Cinta ia datang ia pergi,
Sebagai insan kita harus menyakini,
Ia terlalu mudah tersemat disanubari,
Tiada termampu untuk dihindari.

Cinta ia hadir kehendak nur ilahi,
Diambang pelayaran sentiasa diuji,
walaupun terseksa rasa disakiti,
Semua itu harus kita ditempuhi.

Terciptanya cinta perlayaran bermula,
Menuju destinasi indah suka duka,
Cinta membuka segalanya rahsia,
Demi cinta jangan kita terpedaya.

Cinta pada manusia harus diingati,
Setiap perhubunggan harus dibatasi,
Cinta yang harus tak diyakini,
Kerana cinta ia menyerah diri.

Anugerah cinta satu fitrah,
Damainya dihati setiap langkah,
Tiada dendam tiada amarah
Cinta yang sejati kepada allah.


ffazreensabdajagat.blogspot.com
HAK CIPTA TERPELIHARA 2011-6-22 / 3.11 AM

Sabtu, 20 Oktober 2012

PUISI: BAYANGAN KU TETAP BERSAMA MU.


Tiada lelah menunggu mu diperantauan,
biar terpisah dibelah segunung lautan,
hati masih berpegang teguh satu ikatan,
akan ku setia menanti kepulangan.

Usahlah diri mu terasa ragu,
dikala resah menjemput rindu,
bayangan ku tetap bersama mu,
menemani mu sepanjang waktu,

Hati ini selalu berkata,
bergetar jiwa ingin bersua,
menatap mata berjanji setia.
memiliki mu seadanya.

Ku simpan seribu kenangan,
tersusun erat didalam pelukkan,
bersabar untuk dipersembahkan,
duhai kasih menjadi pujaan.

ffazreensabdajagat.blogspot.com
Hak cipta terpelihara 2012-10-20 / 1.05 PM

Salam santun dari ku...
Mohon maaf bonda Ratu....pinjam fotanya...senyum selalu.
 

Rabu, 17 Oktober 2012

PUISI: KU SINGKAP WAKTU BERLALU.

Kedinginan malam hati terpenjara,
merempuh benteng  didanau lara,
yang terkurung terlalu lama,
ombak asmara kian menghiba.

Dikala menyapa embunnya tiba,
tengelam dilautan tak berdaya,
titisan embun hilang kemana,
dibelenggu naluri kedasar  duka.

Ku singkap waktu berlalu,
membelah badai awan kelabu,
tergores ingatan luka dihati ku,
inikah bersama takdir ku.

Mengalir jernih dikelopak mata,
tertunduk bisu deraian terasa,
pahit tatkala dibalas tuba,
manis dibibir racun berbisa.

ffazreensabdajat.blogspot.com
HAK CIPTA TERPELIHARA 2012-10-16 / 8.42 PM



Isnin, 15 Oktober 2012

PUISI: PANCAINDERA SATU KENIKMATAN.

Terlalu panjang didalam lena,
dialam penantian penuh derita,
terpisah ikatan seisi dunia,
mengharap setitis ketulusan doa.

Kenali diri sebelum pencipta,
aku sejati disebalik makna,
terlihat sinar  bersifat cahaya,
dzat terlindung satu rahsia.

Bisikkan qalbu penuh ketulusan.
diajar kebaikkan didalam kehidupan,
tingkah laku tetap diperhatikan,
pancaindera satu kenikmatan.

Pejamkan mata tenangkan jiwa,
terpancar cahaya  mata hati terbuka,
terlihat rahsia seisi dunia,
sujud kesyukuran pada yang esa.

ffazreensabdajagat.blogspot.com
HAK CIPTA TERPELIHARA 2012-10-15 / 9.55 AM
 

Sabtu, 13 Oktober 2012

PUISI: BERSAMA DOA AYAHDA DISISI YA ROBBI.

Ku simpan segala harapan,
bersama terkubur tiada bernisan,
nafas seiring rasa kepedihan.
ayahda gering tanda kepulangan.

Deraian air mata dihati,
Berlinangan yang  tersembunyi,
melihat derita yang ia alami,
Tanda kembali terlihat kini.

Maafkan anakda banyak berdosa,
menjaga ayahda termampu anakda,
berkeras hati tampa berduka,
semoga semangat tetap bersama.

Jika saatnya tibanya nanti,
ayahda kembali ke alam abadi,
bersama doa ayahda disisi ya robbi,
disurga firdaus bersama kalimah suci.

Amiin... yaa robbal alamiin.

ffazreensabdajagat.blogspot.cum
HAK CIPTA TERPELIHARA 2012-10-13 / 4.41 PM
 


Rabu, 10 Oktober 2012

PUISI: KU TITIPKAN DOA UNTUK MU SEORANG.

Tinggallah kasih tinggallah sayang,
ku titipkan doa untuk mu seorang,
biar pun jauh tiada terpandang,
senyuman manis akan ku kenang.

Duhai kasih janganlah bersedih,
kepermegian diri ku tersurat sudah,
berjanjilah tiada berpaling arah,
dengan keikhlasan kita berserah.

Air mata mu bagaikan mutiara,
usah bersedih terkurung duka,
selagi mentari memancar cahaya,
nantikan kepulangan ku tiba masanya.

Senyumlah sayang iringkan doa,
hanya senyuman mu pengubat lara,
penawar luka disudut jiwa,
terpisah tiada selagi bernyawa.

ffazreensabdajagat.blogspot.com
HAK CIPTA TERPELIHARA 2012-10-11 / 2.17 AM